-tika tan- blogs

just 4 hot news..XD

manusia purba bangkit May 21, 2010

Filed under: aneh-aneh,Sains dan Tehnologi — joyztikz @ 12:41 pm

Manusia purba dibangkitkan dari kubur oleh para peneliti. Tentu saja pengertian “dibangkitkan” ini bukanlah harfiah, melainkan lebih pada pemetaan kembali genomnya. Adalah tim ilmuwan Denmark yang mengumumkan,  bahwa seroang pria bermata coklat dari 4.400 tahun lalu, dinamakan Inuk, adalah manusia purba pertama yang berhasil diruntun genomnya.

Tahun lalu peruntunan genom gajah mammoth telah dilakukan dan sebentar lagi runtunan genom manusia Neanderthal juga akan menyusul. Para ahli genom mulai unjuk gigi, menunjukkan betapa besarnya potensi bidang ini.

“Tak ada yang tahu di mana batasannya,” kata Eske Willerslev, yang telah merintis analisis DNA purba di Universitas Copenhagen, Denmark, dan juga yang memimpin tim yang meruntunkan genom si Inuk. Target berikutnya mungkin adalah mumi dari Mesir dan Amerika Selatan, atau bahkan nenek moyang manusia yang lebih tua dari Neanderthal. Namun, tingkat keberhasilan untuk meruntun genom dari bekas-bekas sekuno itu tak bisa dipastikan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa Inuk adalah orang Eskimo dari suku Saqqaq, bergolongan darah A positif, memiliki kecenderungan kebotakan yang umum pada pria, rentan terhadap infeksi kuping, dan diperkirakan bermata coklat. Temuan lainnya yang menarik adalah Inuk merupakan keturunan dari bangsa yang sebelumnya tak diketahui, yang telah bermigrasi dari Siberia ke Amerika Utara sekitar 5.500 tahun yang lalu.

Contoh ideal

Inuk tergolong contoh yang ideal untuk peruntunan genom. Berkas-berkas rambut coklatnya ditemukan di barat Greenland, di mana suhu dingin telah mencegah penguraian DNA-nya. Dibandingkan dengan bekas tulang, bekas rambut juga lebih mudah dibersihkan dari kandungan mikroba.

Pengujian genom purba selanjutnya akan berusaha meruntun DNA dari sampel yang lebih sulit, yaitu dari belahan dunia yang daratannya tidak selamanya beku, atau dari bekas tubuh yang usianya lebih tua beberapa ribu tahun. Menurut Willerslev, salah satu kandidatnya adalah mumi dari Amerika Selatan. Populasi pribumi daerah itu jatuh drastis setelah kedatangan para penakluk dari Spanyol, Eropa, dan sangat sedikit yang diketahui tentang keanekaragaman bangsa yang pertama kali menetap di Amerika Selatan sebelum kedatangan bangsa Eropa. Harapannya, penelitian genetika bisa memberikan gambaran baru tentang bangsa itu.

Mumi lainnya juga memungkinkan untuk diruntunkan genomnya. “Bakal menarik kalau mengambil rambut dari Tutankhamen (untuk diruntun genomnya),” kata Carles Lalueza Fox, pakar paleogenetik dari Universitas Fabra Pompeu, Barcelona, Spanyol, secara terpisah dari tim penelitian Inuk. Menurut dia, mumi Mesir lainnya ada dalam daftar antrean.

Genetika mumi

Peruntunan DNA pertama yang menjadi pembuktian awal merupakan 3.400 pasangan basa DNA dari mumi Mesir berusia 2.400 tahun. Peruntunan genom penuh bisa memberikan informasi lebih, contohnya kita mungkin bisa tahu apa penyebab kematian Raja Tut.

Saat ini, satu-satunya genom manusia purba yang telah dipublikasikan adalah milik Inuk. Akan tetapi, sebentar lagi, tim pimpinan Svante Pääbo dan Ed Green di Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusioner di Leipzig, Jerman, akan memublikasikan runtunan genom lengkap yang disusun dari beberapa Neanderthal yang kira-kira usianya 38.000 hingga 70.000 tahun.

Willerslev mengatakan bahwa Neanderthal bukanlah satu-satunya manusia purba yang bisa diruntunkan genomnya. Homo erectus, spesies yang muncul di Afrika kira-kira 2 juta tahun yang lalu, telah bertahan hidup di Asia timur hingga 100.000 tahun yang lalu. Kalau saja bisa ditemukan tulang dalam kondisi awet, genom Homo erectus bisa diruntun.

Laboratorium Willerslev telah menerima tulang belulang dari Spanyol yang merupakan bekas dari Homo heidelbergensis, yakni pendahulu dari Neanderthal. “Kita baru memulai (penelitian untuk tulang belulang itu) sekarang,” imbuh Willerslev.

Manusia purba

Kalau hasil genom dari manusia-manusia purba ini berhasil ditemukan, dan hal ini sangat tak bisa dipastikan, hasilnya bisa memberikan pemahaman lebih tentang hubungan antarspesies primata serta kapan dan di mana spesies-spesies itu mulai bercabang. Kalau informasi genetika yang didapatkan memadai, kita bisa mengetahui lebih banyak tentang manusia purba, bahkan mungkin bisa tahu seperti apa sosok mereka.

Genom manusia purba bisa memberikan masukan tentang evolusi spesies kita sendiri dan menjelaskan kapan muncul gen yang menyebabkan penyakit dan kesadaran tingkat tinggi.

Akan tetapi, DNA tidaklah abadi. Makin tua usianya, rantai DNA pecah menjadi bagian-bagian kecil. Akhirnya mereka menjadi terlalu kecil untuk diruntunkan, maka hilanglah petunjuk pada informasi tersebut. “Sepertinya ada rentang waktu sekitar 100.000 tahun di mana DNA utuh yang diawetkan bisa bertahan,” kata Green.

Namun, Stephan Schuster dari Universitas Negeri Bagian Pennsylvania, orang yang memimpin proyek genom mammoth, berpendapat bahwa ilmu genomik purba sedang mandek. Ia menjelaskan bahwa ada bagian-bagian besar dari runtunan genom Inuk yang tak bisa dilengkapi karena DNA-nya telah hancur lebur. “Kita akan menghadapi pertempuran sengit dalam memakai ini untuk (meruntun genom) dari sisa-sisa manusia dalam jumlah besar.”

 

daftar anti virus terbaik 2009-2010!! March 25, 2010

Filed under: Komputer dan Gadget,Sains dan Tehnologi — joyztikz @ 12:54 pm
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Berikut 10 Antivirus Terbaik 2009 yang dikeluarkan oleh TopTenREVIEWS:

Peringkat 1 : BitDefender Antivirus (www.bitdefender.com)

Peringkat 2 : Kaspersky Anti-Virus (www.kaspersky.com)

Peringkat 3 : Webroot Antivirus (www.webroot.com)

Peringkat 4 : ESET Nod32 (www.eset.com)

Peringkat 5 : AVG Anti-Virus (www.avg.com)

Peringkat 6 : Vipre Antivirus + Antispyware (www.vipreantivirus.com)

Peringkat 7 : F-Secure Anti-Virus (www.f-secure.com)

Peringkat 8 : Trend Micro (www.trendmicro.com)

Peringkat 9 : McAfee VirusScan (www.mcafee.com)

Peringkat 10 : Norton AntiVirus (www.symantec.com)

2010

Ini dia yang ditunggu tunggu oleh banyak orang, kira – kira siapa sih yang menyandang antivirus terbaik 2010? Semua orang pasti ingin yang terbaik untuk komputernya, apalagi ini menyangkut keamanan komputer kita, orang mana sih yang mau data – datanya hilang karena virus ? Atau komputer menjadi lambat karena virus dibiarkan berkembang biak di dalam komputer kita, dan bahkan ada hardware yang sampai rusak karena virus yang membebani hardware tersebut sehingga membuatnya bekerja terlalu keras.

Maka dari itu kita perlu PROGRAM ANTIVIRUS yang bisa membasmi virus sampai tuntas tak berbekas. Kira – kira antivirus apa ya yang terbaik di tahun 2010. Apa itu Bit Defender, Norton, Kaspersky atau Panda, atau bahkan VENDOR antivirus baru ?

Menurut http://www.pcantivirusreviews.com/ , hasilnya sangat mengagetkan, ANTIVIRUS TERBAIK 2010 jatuh kepada pendatang baru yaitu VIPRE yang dibuat oleh perusahaan SUNBELT SOFTWARE ( perusahaan software terkenal ). VIPRE mampu mendeteksi virus dengan sangat baik dan merka bilang bahwa ini adalah antivirus TERINGAN yang pernah merka uji cobakan..!! wow…. VIPRE mengalahkan pemain lama seperti NORTON, Kaspersky, PANDA dan BIT DEFENDER.

Namun menurut  http://www.all-internet-security.com/top_10_antivirus_software.html ,  Shield Deluxe – Antivirus Protection menjadi yang pertama dalam hal ANTIVIRUS terbaik 2010. Ini juga mengagetkan karena pemain lama seperti NORTON, KASPERSKY, dan BIT DEFENDER tidak menjadi yang terbaik.

Selain dari 2 sumber yang disebutkan diatas, ada juga yang meng-klaim bahwa BIT DEFENDER adalah yang terbaik. Sangat beragam memang, dan akhirnya itu kembali kepada selera konsumen. Ada yang sudah terlanjur suka sama NORTON atau KASPERSKY sehingga dia tetap menggunakannya. Ada juga yang tertarik mencoba ANTIVIRUS baru, misalnya VIPRE yang menjadi terbaik versi http://www.pcantivirusreviews.com/.


Semuanya kembali ke diri kita, tapi yang paling penting

UPDATE LAH SELALU ANTIVIRUS ANDA

karena antivirus terbaik pun jika tidak di update sama saja seperti pedang yang tumpul.


Berikut TOP 5 ANTIVIRUS TERBAIK 2010 menurut http://www.pcantivirusreviews.com/

  1. VIPRE 
  2. BIT DEFENDER
  3. KASPRESKY
  4. PANDA
  5. NORTON
sumber : http://www.pcantivirusreviews.com/

Antivirus yang di test

Pada test pertama di tahun 2010 ini, ada 4 vendor antivirus baru yang ikut bergabung, yaitu : K7, Panda, PC Tools dan Trend Micro . Sehingga total ada 20 Antivirus yang disertakan, selengkapnya sebagai berikut :

  • avast! Free1 Antivirus 5.0.396
  • AVG Anti-Virus 9.0.733
  • AVIRA AntiVir Premium 9.0.0.457
  • BitDefender Anti-Virus 13.0.19.347
  • eScan Anti-Virus 10.0.1058.644
  • ESET NOD32 Antivirus 4.0.474.0
  • F-Secure Anti-Virus 10.12.108
  • G DATA AntiVirus 20.2.4.1
  • K7 TotalSecurity 10.0.0025
  • Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.736 (a.b)
  • Kingsoft AntiVirus 2010.2.10.1
  • McAfee AntiVirus Plus 14.0.306
  • Microsoft Security Essentials 1.0.1611.0
  • Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.30
  • Panda Antivirus Pro 9.01.00
  • PC Tools Spyware Doctor with Antivirus 7.0.0.514
  • Sophos Anti-Virus 9.0.3
  • Symantec Norton Anti-Virus 17.5.0.127
  • Trend Micro AntiVirus plus AntiSpyware 17.50.1366.0
  • Trustport2 Antivirus 5.0.0.4087

Hasil Test Antivirus

Test dilakukan dengan menggunakan atau mengeset setting antivirus pada kemampuan tertinggi, kecuali jika disebutkan lain atau ada penjelasan lain. Berikut ringkasan hasilnya :

Nama Antivirus Kemampaun Deteksi Kesalahan Deteksi Kecepatan Scan (MB/s)
Jumlah Persentase
avast! Free1 Antivirus 5.0.396 1.191.550 97.3% 11 15.5
AVG Anti-Virus 9.0.733 1.153.725 94.2% 10 13.1
AVIRA AntiVir Premium 9.0.0.457 1.215.921 99.3% 11 17.7
BitDefender Anti-Virus 13.0.19.347 1.194.571 97.5% 3 5.4
eScan Anti-Virus 10.0.1058.644 1.194.567 97.5% 1 3.7
ESET NOD32 Antivirus 4.0.474.0 1.196.011 97.7% 3 8.7
F-Secure Anti-Virus 10.12.108 1.197.169 97.7% 2 5.9
G DATA AntiVirus 20.2.4.1 1.219.371 99.6% 5 10.6
K7 TotalSecurity 10.0.0025 1.180.481 96.4% 193 12.5
Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.736 (a.b) 1.188.872 97.1% 5 10.7
Kingsoft AntiVirus 2010.2.10.1 1.001.858 81.8% 67 12.9
McAfee AntiVirus Plus 14.0.306 1.211.420 98.9% 61 6.6
Microsoft Security Essentials 1.0.1611.0 1.179.748 96.3% 3 5.8
Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.30 1.207.392 98.6% 64 6.1
Panda Antivirus Pro 9.01.00 1.212.176 99.2% 47 17.1
PC Tools Spyware Doctor with Antivirus 7.0.0.514 1.208.256 98.7% 8 9.7
Sophos Anti-Virus 9.0.3 1.146.984 93.7% 4 15.2
Symantec Norton Anti-Virus 17.5.0.127 1.207.392 98.6% 11 18.6
Trend Micro AntiVirus plus AntiSpyware 17.50.1366.0 1.110.748 90.7% 38 8.3
Trustport2 Antivirus 5.0.0.4087 1.213.501 99.1% 9 5.6
 

cewe berbulu ada sebabnya.. March 20, 2010

Filed under: Sains dan Tehnologi — joyztikz @ 6:02 pm

cewe berbulu ya karena ini nee.. simak ajah..

Kumis, jenggot dan bulu dada biasanya dimiliki oleh kaum laki-laki saja, tapi beberapa perempuan juga memilikinya. Perempuan-perempuan berbulu ini akibat kelebihan hormon androgen yang disebut dengan hirsutisme.

Hirsutisme adalah suatu kondisi tumbuhnya rambut secara berlebihan pada tubuh dan wajah yang biasanya dimiliki oleh laki-laki tapi terjadi pada perempuan. Hal ini kemungkinan timbul akibat kelebihan hormon yang disebut androgen dan hormon utamanya adalah testosteron. Selain itu faktor keturunan atau etnis kemungkinan juga memainkan peran, karena jumlah rambut yang tumbuh ditentukan oleh faktor genetik.

Kondisi hirsutisme dapat dianggap sebagai gejala dan bukan suatu penyakit, karena kemungkinan menjadi pertanda adanya masalah medis yang lebih serius terutama jika berkembang lebih pesat setelah pubertas.

Seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Kamis (18/3/2010) tanda dari hirsutisme adalah tumbuhnya pigmentasi rambut di tubuh yang kasar dan muncul di tempat-tempat yang tidak umum ditemukan pada kaum perempuan, terutama di wajah, dada dan punggung.

Jika hirsutism disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi kemungkinan menunjukkan tanda-tanda lain seperti suara yang berat, jerawat, botak, pigmen rambut yang kasar, penurunan ukuran payudara, pembesaran klitoris dan peningkatan massa otot. Sebaiknya mencari pertolongan medis jika kondisi semakin memburuk dan diikuti oleh periode menstruasi yang tidak teratur.

Beberapa faktor risiko bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan kondisi ini yaitu riwayat keluarga yang memiliki congenital adrenal hyperplasia atau sindrom ovarium polikistik dan faktor etnik. Perempuan etnis Meditarenia, Timur Tengah dan Asia Selatan lebih memungkinkan memiliki hirsutisme idiopatik.

Hirsutism sendiri tidak menyebabkan komplikasi fisik, tapi ketidakseimbangan hormon ini dapat memicu timbulnya masalah.

Penderita hirsutisem lebih banyak mengalami masalah secara emosional, seperti stres karena merasa kurang feminin, mengganggu penampilan sehingga mempengaruhi kepercayaan diri serta merasa depresi karena kondisinya berbeda dengan orang lain.

Perawatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rambut berlebih ini melalui terapi elektrolisis, terapi laser dan terapi obat seperti obat anti-androgen, pil kontrasepsi dan krim topical untuk menghambat pertumbuhan rambut. (Detik.com)

 

Future car

Filed under: Music , Fashion dan Hobbi,Sains dan Tehnologi — joyztikz @ 5:58 pm

Mobil Bionic – Mau tahu desain mobil masa depan? Ini ada satu desain mobil masa depan yang konsepnya dibuat Vlad Icobet, dimuat di Yankodesign.com, Senin, 23 November 2009.

Bionic car 1

Desain mobil futuristik ini terinspirasi dari bentuk-bentuk organik yang indah, menyatu dengan alam dan tentunya ramah lingkungan.

Bahan bakar yang digunakan untuk menggerakan mesinnya adalah dengan bantuan energi matahari yang terpancar masuk ke mobil, karena atap mobil ini terbuat dari polikarbonat yang tembus pandang.

Bionic car 2

Mobil yang diperuntukan untuk kota padat ini dilengkapi layar interaktif yang berfungsi untuk pengemudi melihat navigasi GPS atau mengaktifkan pemutar musik.

Tempat duduknya dapat dimodifikasi sesuai kenyamanan pengendara. Pengendara dapat mengatur posisi sandaran kepala, area bawah dan sandaran belakang.

Bionic car 3

Mobil bionik ini rencananya diperuntukan untuk pemakaian di tahun 2030.

Terafugia, sebuah perusahaan teknologi yang berkedudukan di Boston, AS, telah menciptakan sebuah mobil yang bisa terbang.

Carl Dietrich, CEO Terafugia, mengatakan, perusahaan sudah siap mulai memproduksi mobil terbang, tetapi karena di saat yang sama AS sedang dilanda krisis keuangan global, terpaksa keinginan memproduksi mobil terbang secara massal ditunda dahulu.

Ide kreatif membuat mobil terbang sebenarnya sudah cukup lama, seumur cerita kartun Jetsons, tetapi ini bukan lagi cerita kartun, memiliki mobil terbang benar-benar menjadi kenyataan.

Klik Zoom

Pada bulan Agustus tahun lalu, Terafugia telah membuktikan dengan merilis prototipe terbaru. Berbagai tes dilakukan dan menuai sukses. Sejak itu tim kemudian menyempurnakan desain dan menyiapkan mobil terbang ini agar bisa diproduksi massal dan dinikmati konsumen.

“Saya jamin, desain mobil terbang yang terbaru, jauh lebih seksi dan menarik dibandingkan prototipe mobil terbang sebelumnya,” ungkap Dietrich.

Menurut Carl Dietrich, CEO Terafugia, harga mobil terbang ini masih terjangkau sehingga layak untuk diproduksi secara massal.

“Harga mobil ini sekitar 200.000 dollar AS, atau Rp 1.831.200.000. Hanya seharga sebuah

Klik zoom

Lamborghini. Namun, pilihan ada pada Anda. Jadi, sebelum Anda memutuskan membeli sebuah Lamborghini, mengapa Anda tidak memikirkan sebuah mobil dengan desain seksi, yang bebas macet dan bisa diajak terbang?” katanya.

Dietrich mengatakan, saat sudah banyak orang menghubungi yang memesan mobil terbang. Menurutnya, mobil terbang memiliki pasar yang potensial di masa depan.

“Di Amerika Serikat saja ada lebih dari 5.000 bandara. Sebagian besar dari bandara ini memiliki fasilitas persewaan parkir susun untuk mobil atau taksi, termasuk parkir pesawat pribadi. Mobil terbang desain kami tidak akan menimbulkan masalah.”

(Kompas.com)

 

Global warming!!!

Filed under: Sains dan Tehnologi,Save Out World — joyztikz @ 5:30 pm

Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21.

Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb). Sedangkan dampak bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi : (a) gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai, (b) gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara (c) gangguan terhadap permukiman penduduk, (d) pengurangan produktivitas lahan pertanian, (e) peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dsb). Dalam makalah ini, fokus diberikan pada antisipasi terhadap dua dampak pemanasan global, yakni : kenaikan muka air laut (sea level rise) dan banjir.

Dampak Kenaikan Permukaan Air Laut dan Banjir terhadap Kondisi Lingkungan Bio-geofisik dan Sosial-Ekonomi Masyarakat.

Kenaikan muka air laut secara umum akan mengakibatkan dampak sebagai berikut : (a) meningkatnya frekuensi dan intensitas banjir, (b) perubahan arus laut dan meluasnya kerusakan mangrove, (c) meluasnya intrusi air laut, (d) ancaman terhadap kegiatan sosial-ekonomi masyarakat pesisir, dan (e) berkurangnya luas daratan atau hilangnya pulau-pulau kecil.

Meningkatnya frekuensi dan intensitas banjir disebabkan oleh terjadinya pola hujan yang acak dan musim hujan yang pendek sementara curah hujan sangat tinggi (kejadian ekstrim). Kemungkinan lainnya adalah akibat terjadinya efek backwater dari wilayah pesisir ke darat. Frekuensi dan intensitas banjir diprediksikan terjadi 9 kali lebih besar pada dekade mendatang dimana 80% peningkatan banjir tersebut terjadi di Asia Selatan dan Tenggara (termasuk Indonesia) dengan luas genangan banjir mencapai 2 juta mil persegi. Peningkatan volume air pada kawasan pesisir akan memberikan efek akumulatif apabila kenaikan muka air laut serta peningkatan frekuensi dan intensitas hujan terjadi dalam kurun waktu yang bersamaan.

  • Kenaikan muka air laut selain mengakibatkan perubahan arus laut pada wilayah pesisir juga mengakibatkan rusaknya ekosistem mangrove, yang pada saat ini saja kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Luas hutan mangrove di Indonesia terus mengalami penurunan dari 5.209.543 ha (1982) menurun menjadi 3.235.700 ha (1987) dan menurun lagi hingga 2.496.185 ha (1993). Dalam kurun waktu 10 tahun (1982-1993), telah terjadi penurunan hutan mangrove ± 50% dari total luasan semula. Apabila keberadaan mangrove tidak dapat dipertahankan lagi, maka : abrasi pantai akan kerap terjadi karena tidak adanya penahan gelombang, pencemaran dari sungai ke laut akan meningkat karena tidak adanya filter polutan, dan zona budidaya aquaculture pun akan terancam dengan sendirinya.
  • Meluasnya intrusi air laut selain diakibatkan oleh terjadinya kenaikan muka air laut juga dipicu oleh terjadinya land subsidence akibat penghisapan air tanah secara berlebihan. Sebagai contoh, diperkirakan pada periode antara 2050 hingga 2070, maka intrusi air laut akan mencakup 50% dari luas wilayah Jakarta Utara.
  • Gangguan terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang terjadi diantaranya adalah : (a) gangguan terhadap jaringan jalan lintas dan kereta api di Pantura Jawa dan Timur-Selatan Sumatera ; (b) genangan terhadap permukiman penduduk pada kota-kota pesisir yang berada pada wilayah Pantura Jawa, Sumatera bagian Timur, Kalimantan bagian Selatan, Sulawesi bagian Barat Daya, dan beberapa spot pesisir di Papua ; (c) hilangnya lahan-lahan budidaya seperti sawah, payau, kolam ikan, dan mangrove seluas 3,4 juta hektar atau setara dengan US$ 11,307 juta ; gambaran ini bahkan menjadi lebih ‘buram’ apabila dikaitkan dengan keberadaan sentra-sentra produksi pangan yang hanya berkisar 4 % saja dari keseluruhan luas wilayah nasional, dan (d) penurunan produktivitas lahan pada sentra-sentra pangan, seperti di DAS Citarum, Brantas, dan Saddang yang sangat krusial bagi kelangsungan swasembada pangan di Indonesia. Adapun daerah-daerah di Indonesia yang potensial terkena dampak kenaikan muka air laut diperlihatkan pada Gambar 1 berikut.
  • Terancam berkurangnya luasan kawasan pesisir dan bahkan hilangnya pulau-pulau kecil yang dapat mencapai angka 2000 hingga 4000 pulau, tergantung dari kenaikan muka air laut yang terjadi. Dengan asumsi kemunduran garis pantai sejauh 25 meter, pada akhir abad 2100 lahan pesisir yang hilang mencapai 202.500 ha.
  • Bagi Indonesia, dampak kenaikan muka air laut dan banjir lebih diperparah dengan pengurangan luas hutan tropis yang cukup signifikan, baik akibat kebakaran maupun akibat penggundulan. Data yang dihimpun dari The Georgetown – International Environmental Law Review (1999) menunjukkan bahwa pada kurun waktu 1997 – 1998 saja tidak kurang dari 1,7 juta hektar hutan terbakar di Sumatra dan Kalimantan akibat pengaruh El Nino. Bahkan WWF (2000) menyebutkan angka yang lebih besar, yakni antara 2 hingga 3,5 juta hektar pada periode yang sama. Apabila tidak diambil langkah-langkah yang tepat maka kerusakan hutan – khususnya yang berfungsi lindung – akan menyebabkan run-off yang besar pada kawasan hulu, meningkatkan resiko pendangkalan dan banjir pada wilayah hilir , serta memperluas kelangkaan air bersih pada jangka panjang.

Antisipasi Dampak Kenaikan Muka Air Laut dan Banjir melalui Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional

Dengan memperhatikan dampak pemanasan global yang memiliki skala nasional dan dimensi waktu yang berjangka panjang, maka keberadaan RTRWN menjadi sangat penting. Secara garis besar RTRWN yang telah ditetapkan aspek legalitasnya melalui PP No.47/1997 sebagai penjabaran pasal 20 dari UU No.24/1992 tentang Penataan Ruang memuat arahan kebijaksanaan pemanfaatan ruang negara yang memperlihatkan adanya pola dan struktur wilayah nasional yang ingin dicapai pada masa yang akan datang.

Pola pemanfaatan ruang wilayah nasional memuat : (a) arahan kebijakan dan kriteria pengelolaan kawasan lindung (termasuk kawasan rawan bencana seperti kawasan rawan gelombang pasang dan banjir) ; dan (b) arahan kebijakan dan kriteria pengelolaan kawasan budidaya (hutan produksi, pertanian, pertambangan, pariwisata, permukiman, dsb). Sementara struktur pemanfaatan ruang wilayah nasional mencakup : (a) arahan pengembangan sistem permukiman nasional dan (b) arahan pengembangan sistem prasarana wilayah nasional (seperti jaringan transportasi, kelistrikan, sumber daya air, dan air baku.

Sesuai dengan dinamika pembangunan dan lingkungan strategis yang terus berubah, maka dirasakan adanya kebutuhan untuk mengkajiulang (review) materi pengaturan RTRWN (PP 47/1997) agar senantiasa dapat merespons isu-isu dan tuntutan pengembangan wilayah nasional ke depan. (mohon periksa Tabel 3 pada Lampiran). Oleh karenanya, pada saat ini Pemerintah tengah mengkajiulang RTRWN yang diselenggarakan dengan memperhatikan perubahan lingkungan strategis ataupun paradigma baru sebagai berikut :

  • globalisasi ekonomi dan implikasinya,
  • otonomi daerah dan implikasinya,
  • penanganan kawasan perbatasan antar negara dan sinkronisasinya,
  • pengembangan kemaritiman/sumber daya kelautan,
  • pengembangan kawasan tertinggal untuk pengentasan kemiskinan dan krisis ekonomi,
  • daur ulang hidrologi,
  • penanganan land subsidence,
  • pemanfaatan jalur ALKI untuk prosperity dan security, serta
  • pemanasan global dan berbagai dampaknya.

Dengan demikian, maka aspek kenaikan muka air laut dan banjir seyogyanya akan menjadi salah satu masukan yang signifikan bagi kebijakan dan strategi pengembangan wilayah nasional yang termuat didalam RTRWN khususnya bagi pengembangan kawasan pesisir mengingat : (a) besarnya konsentrasi penduduk yang menghuni kawasan pesisir khususnya pada kota-kota pantai, (b) besarnya potensi ekonomi yang dimiliki kawasan pesisir, (c) pemanfaatan ruang wilayah pesisir yang belum mencerminkan adanya sinergi antara kepentingan ekonomi dengan lingkungan, (d) tingginya konflik pemanfaatan ruang lintas sektor dan lintas wilayah, serta (e) belum terciptanya keterkaitan fungsional antara kawasan hulu dan hilir, yang cenderung merugikan kawasan pesisir.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh ADB (1994), maka dampak kenaikan muka air laut dan banjir diperkirakan akan memberikan gangguan yang serius terhadap wilayah-wilayah seperti : Pantura Jawa, Sumatera bagian Timur, Kalimantan bagian Selatan, Sulawesi bagian Barat Daya, dan beberapa spot pada pesisir Barat Papua

Untuk kawasan budidaya, maka perhatian yang lebih besar perlu diberikan untuk kota-kota pantai yang memiliki peran strategis bagi kawasan pesisir, yakni sebagai pusat pertumbuhan kawasan yang memberikan pelayanan ekonomi, sosial, dan pemerintahan bagi kawasan tersebut. Kota-kota pantai yang diperkirakan mengalami ancaman dari kenaikan muka air laut diantaranya adalah Lhokseumawe, Belawan, Bagansiapi-api, Batam, Kalianda, Jakarta, Tegal, Semarang, Surabaya, Singkawang, Ketapang, Makassar, Pare-Pare, Sinjai. (Selengkapnya mohon periksa Tabel 1 pada Lampiran).

Kawasan-kawasan fungsional yang perlu mendapatkan perhatian terkait dengan kenaikan muka air laut dan banjir meliputi 29 kawasan andalan, 11 kawasan tertentu, dan 19 kawasan tertinggal. (selengkapnya mohon periksa Tabel 2 pada Lampiran).

Perhatian khusus perlu diberikan dalam pengembangan arahan kebijakan dan kriteria pengelolaan prasarana wilayah yang penting artinya bagi pengembangan perekonomian nasional, namun memiliki kerentanan terhadap dampak kenaikan muka air laut dan banjir, seperti :

  • sebagian ruas-ruas jalan Lintas Timur Sumatera (dari Lhokseumawe hingga Bandar Lampung sepanjang ± 1600 km) dan sebagian jalan Lintas Pantura Jawa (dari Jakarta hingga Surabaya sepanjang ± 900 km) serta sebagian Lintas Tengah Sulawesi (dari Pare-pare, Makassar hingga Bulukumba sepanjang ± 250 km).
  • beberapa pelabuhan strategis nasional, seperti Belawan (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Mas (Semarang), Pontianak, Tanjung Perak (Surabaya), serta pelabuhan Makassar.
  • Jaringan irigasi pada wilayah sentra pangan seperti Pantura Jawa, Sumatera bagian Timur dan Sulawesi bagian Selatan.
  • Beberapa Bandara strategis seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Semarang.

Untuk kawasan lindung pada RTRWN, maka arahan kebijakan dan kriteria pola pengelolaan kawasan rawan bencana alam, suaka alam-margasatwa, pelestarian alam, dan kawasan perlindungan setempat (sempadan pantai, dan sungai) perlu dirumuskan untuk dapat mengantisipasi berbagai kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi.

Selain antisipasi yang bersifat makro-strategis diatas, diperlukan pula antisipasi dampak kenaikan muka air laut dan banjir yang bersifat mikro-operasional. Pada tataran mikro, maka pengembangan kawasan budidaya pada kawasan pesisir selayaknya dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa alternatif yang direkomendasikan oleh IPCC (1990) sebagai berikut :

  • Relokasi ; alternatif ini dikembangkan apabila dampak ekonomi dan lingkungan akibat kenaikan muka air laut dan banjir sangat besar sehingga kawasan budidaya perlu dialihkan lebih menjauh dari garis pantai. Dalam kondisi ekstrim, bahkan, perlu dipertimbangkan untuk menghindari sama sekali kawasan-kawasan yang memiliki kerentanan sangat tinggi.
  • Akomodasi ; alternatif ini bersifat penyesuaian terhadap perubahan alam atau resiko dampak yang mungkin terjadi seperti reklamasi, peninggian bangunan atau perubahan agriculture menjadi budidaya air payau (aquaculture) ; area-area yang tergenangi tidak terhindarkan, namun diharapkan tidak menimbulkan ancaman yang serius bagi keselamatan jiwa, asset dan aktivitas sosial-ekonomi serta lingkungan sekitar.
  • Proteksi ; alternatif ini memiliki dua kemungkinan, yakni yang bersifat hard structure seperti pembangunan penahan gelombang (breakwater) atau tanggul banjir (seawalls) dan yang bersifat soft structure seperti revegetasi mangrove atau penimbunan pasir (beach nourishment). Walaupun cenderung defensif terhadap perubahan alam, alternatif ini perlu dilakukan secara hati-hati dengan tetap mempertimbangkan proses alam yang terjadi sesuai dengan prinsip “working with nature”.

Sedangkan untuk kawasan lindung, prioritas penanganan perlu diberikan untuk sempadan pantai, sempadan sungai, mangrove, terumbu karang, suaka alam margasatwa/cagar alam/habitat flora-fauna, dan kawasan-kawasan yang sensitif secara ekologis atau memiliki kerentanan tinggi terhadap perubahan alam atau kawasan yang bermasalah. Untuk pulau-pulau kecil maka perlindungan perlu diberikan untuk pulau-pulau yang memiliki fungsi khusus, seperti tempat transit fauna, habitat flora dan fauna langka/dilindungi, kepentingan hankam, dan sebagainya.

Agar prinsip keterpaduan pengelolaan pembangunan kawasan pesisir benar-benar dapat diwujudkan, maka pelestarian kawasan lindung pada bagian hulu – khususnya hutan tropis – perlu pula mendapatkan perhatian. Hal ini penting agar laju pemanasan global dapat dikurangi, sekaligus mengurangi peningkatan skala dampak pada kawasan pesisir yang berada di kawasan hilir.

Kebutuhan Intervensi Kebijakan Penataan Ruang dalam rangka Mengantisipasi Dampak Pemanasan Global terhadap Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Dalam kerangka kebijakan penataan ruang, maka RTRWN merupakan salah satu instrumen kebijakan yang dapat dimanfaatkan untuk dampak pemanasan global terhadap kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Namun demikian, selain penyiapan RTRWN ditempuh pula kebijakan untuk revitalisasi dan operasionalisasi rencana tata ruang yang berorientasi kepada pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil dengan tingkat kedalaman yang lebih rinci.

Intervensi kebijakan penataan ruang diatas pada dasarnya ditempuh untuk memenuhi tujuan-tujuan berikut :

  • Mewujudkan pembangunan berkelanjutan pada kawasan pesisir, termasuk kota-kota pantai dengan segenap penghuni dan kelengkapannya (prasarana dan sarana) sehingga fungsi-fungsi kawasan dan kota sebagai sumber pangan (source of nourishment) dapat tetap berlangsung.
  • Mengurangi kerentanan (vulnerability) dari kawasan pesisir dan para pemukimnya (inhabitants) dari ancaman kenaikan muka air laut, banjir, abrasi, dan ancaman alam (natural hazards) lainnya.
  • Mempertahankan berlangsungnya proses ekologis esensial sebagai sistem pendukung kehidupan dan keanekaragaman hayati pada wilayah pesisir agar tetap lestari yang dicapai melalui keterpaduan pengelolaan sumber daya alam dari hulu hingga ke hilir (integrated coastal zone management).
  • Untuk mendukung tercapainya upaya revitalisasi dan operasionalisasi rencana tata ruang, maka diperlukan dukungan-dukungan, seperti : (a) penyiapan Pedoman dan Norma, Standar, Prosedur dan Manual (NSPM) untuk percepatan desentralisasi bidang penataan ruang ke daerah – khususnya untuk penataan ruang dan pengelolaan sumber daya kawasan pesisir/tepi air; (b) peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia serta pemantapan format dan mekanisme kelembagaan penataan ruang, (c) sosialisasi produk-produk penataan ruang kepada masyarakat melalui public awareness campaig, (d) penyiapan dukungan sistem informasi dan database pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang memadai, serta (e) penyiapan peta-peta yang dapat digunakan sebagai alat mewujudkan keterpaduan pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-kecil sekaligus menghindari terjadinya konflik lintas batas.
  • Selanjutnya, untuk dapat mengelola pembangunan kawasan pesisir secara efisien dan efektif, diperlukan strategi pendayagunaan penataan ruang yang senada dengan semangat otonomi daerah yang disusun dengan memperhatikan faktor-faktor berikut :
  • Keterpaduan yang bersifat lintas sektoral dan lintas wilayah dalam konteks pengembangan kawasan pesisir sehingga tercipta konsistensi pengelolaan pembangunan sektor dan wilayah terhadap rencana tata ruang kawasan pesisir.
  • Pendekatan bottom-up atau mengedepankan peran masyarakat (participatory planning process) dalam pelaksanaan pembangunan kawasan pesisir yang transparan dan accountable agar lebih akomodatif terhadap berbagai masukan dan aspirasi seluruh stakeholders dalam pelaksanaan pembangunan.
  • Kerjasama antar wilayah (antar propinsi, kabupaten maupun kota-kota pantai, antara kawasan perkotaan dengan perdesaan, serta antara kawasan hulu dan hilir) sehingga tercipta sinergi pembangunan kawasan pesisir dengan memperhatikan inisiatif, potensi dan keunggulan lokal, sekaligus reduksi potensi konflik lintas wilayah
  • Penegakan hukum yang konsisten dan konsekuen – baik PP, Keppres, maupun Perda – untuk menghindari kepentingan sepihak dan untuk terlaksananya role sharing yang ‘seimbang’ antar unsur-unsur stakeholders.

Berbagai sumber.

 

Future Lamp

Filed under: Komputer dan Gadget,Sains dan Tehnologi — joyztikz @ 5:25 pm

tehnologi terus berkembang dari mobil,motor, semuanya punya terobosan baru..

contohnya lampu2 ini, yang mungkin bakal di produksi di tahun mendatang..

sumber:www.google.co.id